Kontrol Anak Lewat SIM Card Ponsel Anda!
Ahli IT Makan "Otaknya" Sendiri
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
Monmouth, Si Kota Wikipedia
Foto 'Abbey Road' The Beatles Siap Dilelang
Selamat Ulang Tahun YouTube!
Pelajar 15 Tahun Ciptakan Pendeteksi Kanker Pankreas
Tujuh dari Sepuluh Orang Curhat di Jejaring
Penyebab Facebook Gagal Terbang Tinggi
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
INDEKS ARTIKEL
Home > News > FYI

Indonesia Bisa Jadi Pusat Bisnis e-Commerce Global
Sabtu, 2012-02-11 22:31:00 WIB
(ITEK - FYI) Indonesia tak lagi dipandang sebelah mata oleh dunia, setidaknya dalam hal aktivitas jual beli di internet. Hal itu terbukti dengan semakin banyaknya perusahaan asing yang serius berbisnis e-commerce di negara ini.

"Indonesia akan menjadi pusat bisnis dunia, terutama bisnis online khususnya e-commerce," kata Arnold Sebastian Egg, founder sekaligus pimpinan Tokobagus.com, Sabtu (12/1/2012).

Keyakinan Arnold yang sempat disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam seminar bertema 'Expanding New Generation of Characterpreneur' di Gedung SMESCO, Jakarta, antara lain karena tingginya PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia.

"PDB Indonesia saat ini tertinggi masih dari sektor minyak dan Gas. Sedangkan PDB dari sektor internet baru berkisar 1,6% padahal Indonesia saat ini menempati peringkat kelima sebagai negara dengan pengakses internet terbesar dunia, setelah China, India, Brazil, dan Belanda," kata dia.

Posisi Indonesia sendiri masih berada di atas Amerika Serikat (AS) yang notabene negara dengan penghasil piranti canggih dunia. Hal inilah yang membuat Arnold yakin bahwa Indonesia akan menjadi pusat bisnis online dunia seiring dengan semakin banyaknya pemain-pemain baru yang berekspansi di bisnis ini.

Faktor itu yang kemudian membuat Tokobagus dan sejumlah perusahaan online lainnya seperti infobelanja.co.id yakin bisa sukses berbisnis di Indonesia. Bahkan, Multiply yang semula berbasis di AS, telah membulatkan tekadnya untuk memindahkan markasnya ke Indonesia karena potensi yang begitu besar dari negara ini.

“Dengan jumlah pengunjung mencapai 10 juta views per minggunya, itu jauh dibanding dengan jumlah pengunjung 14 mall besar di Jakarta yang rata-rata cuma dikunjungi 35 ribu pengunjung setiap harinya, ini sebuah potensi bisnis yang sangat besar. Buatlah konsumen memiliki pengalaman dan kesan yang baik saat mengunjungi toko anda." paparnya lebih lanjut.
(lw/LW/ITEK/dtc)

Bookmark and Share
 
Berita Terkait

Komentar Anda
Kirim Komentar
Nama
E-mail
Komentar
 
Masukkan Kode
 


 
Advertisement
Ask ICT Expert
Shoula Erfin
Managing Partner In Internet Marketing And Technology Division
Sebar Link
Bu, mau tanya kalau kita banyak taruh link kita dimana-mana katanya bisa
Hallo Ridwan, Untuk kita bisa dengan mudah di index Google banyak caranya.
Berita : Networking | Gadget | Software | Hardware | FYI | Games | ICT Provider | E-tips | Web Technology | ICT Solution
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY | CONTACT US
Partners :
vibizlearning.com vibizconsulting.com vibizmedia.com vibiznews.com beritadaerah.com vibizmanagement.com visijobs.com shoppingandnews.com ictfiles.com lepmida.com
Copyright © 2009 - 2011 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com